KETIKA KAPITALISME “TURUN TAHTA”

Posted: 09/09/2009 in ekonomi syariah
Tag:

Musim gugur tahun ini, mungkin akan menjadi musim gugur terburuk dalam sejarah perekonomian Amerika Serikat.Tak ada yang menyangka, bahwa bulan September yang lalu, adalah bulan yang buruk bagi sang Paman, yang mana selama ini terkenal sebagai negeri yang adidaya, makmur, serta bebas miskin.Selama ini, orang mengenal Amerika Serikat, sebagai salah satu superpower dunia(dan mungkin, dapat dibilang sebagai satu-satunya negara superpower yang memiliki hegemoni yang sangat kuat di dunia ini, mulai dari bidang militer hingga bidang kebudayaan).

Pada bulan September tahun ini, bertepatan juga dengan datangnya bulan suci Ramadhan, Amerika Serikat, yang juga dikenal luas memiliki Sistem Ekonomi Pasar/Sistem Ekonomi Liberal, dan juga gudangnya para Kapitalis; dalam waktu sekejap, ekonominya mengalami kejang-kejang.Bagaimana tidak kejang-kejang, bila yang bangkrut dan ambruk, adalah instansi-instansi keuangan raksasa sekelas Lehman Brother, American Insurance Group(AIG), Merril Lynch, hingga salah satu bank terbesar di dunia, yakni Citibank.Dalam waktu sekejap, keadaan pun berubah drastis. Puluhan ribu orang menjadi pengganguran, seperti pada kasus Lehman Brother, yang mengkaryakan 28.600 karyawan.

Peristiwa itu membuat banyak orang kaget, serta para investor yang menanamkan uangnya di instansi-instansi tersebut, kelimpungan serta panas dingin, disebabkan mereka memikirkan keselamatan uang mereka yang ditanam di lembaga tersebut.Contoh instansi keuangan raksasa Amerika Serikat, yang mengalami kebangkrutan serta terpaksa mem-PHK puluhan ribu karyawannya, adalah Lehman Brother.Lehman Brother, yang mengkaryakan kurang lebih 28.600 karyawannya, terlilit hutang US$ 12,8 miliar, sehingga terpaksa gulung tikar dan merumahkan seluruh karyawannya.American Insurance Group, yang menjadi salah satu perusahaan asuransi terbesar di dunia, dan menjadi sponsor resmi Manchester United, terpaksa merelakan 79,9 % sahamnya kepada pemerintah AS, demi bantuan keuangan senilai US$ 85 miliar.Merril Lynch, tiba-tiba merugi US$ 51,8 miliar.

Mengapa hal itu bisa terjadi?Hal ini tidak lepas dari sistem ekonomi AS, yang menganut Sistem Ekonomi Pasar, yang berdasar pada paham Kapitalisme.Kapitalisme Amerika Serikat, berdasar pada tiga pilar utama, yakni fiat money(uang kertas), fractional reserve requirement(sebagian kecil dana deposan), dan Interest(bunga).Penyebab rapuhnya ekonomi AS, karena adanya sistem bunga dalam siklus ekonomi negara tersebutPenyebab utama krisis finansial di AS adalah Bunga.Bunga, yang juga dikenal sebagai Riba, di dalam ajaran Islam, dikenal sebagai sesuatu hal yang HARAM.Kenapa HARAM???hal tersebut disebabkan oleh tiga buah faktor, antara lain :

1. dalam sistem bunga, debitur/peminjam, ketika ia mengembalikan uang yang dipinjam dari Kreditur/pemberi pinjaman, harus menyertakan uang tambahan, yang tidak jelas asal-usulnya, kepada sang Kreditur.Hal ini dianggap sebagai kedzaliman terhadap sang peminjam.

2. sang peminjam, mendapatkan uang tambahan dari uang yang dipinjamkan kepada Debitur(biasa disebut Bunga/Interest), tanpa status yang jelas, mengenai uang tersebut.Hal ini dilarang dalam Ekonomi Syariah, berupa ketidakjelasan dalam melakukan perniagaan

3. perbuatan dzalim, dalam ajaran Islam, adalah salah satu dosa besar!Dalam Sistem Riba, yang di-dzalimi adalah pihak Debitur, yang men-dzalimi adalah pihak Kreditur.

Bila kita lihat kehancuran perusahaan-perusahaan tersebut di Amerika Serikat, maka, tak dapat dipungkiri, hal itu adalah sesuatu kewajaran, dikarenakan Sistem Riba yang mereka jalankan selama ratusan tahun.

Sudah saatnya memang, “Raja” Kapitalisme, turun dari tahtanya, serta menyerahkan tampuk kekuasaannya kepada “Khalifah” Ekonomi Syariah.Sistem Ekonomi Syariah, jelas lebih bersih, aman, jelas, serta menentramkan.Semua manusia dari segala macam agama dan golongan, boleh memakai Sistem Ekonomi Syariah.Ekonomi Syariah, aman, karena tidak mendzalimi pihak manapun, baik itu pedagang, konsumen, debitur, maupun kreditur.Jelas, karena ada akad/perjanjian antara pedagang dengan konsumen, debitur dengan kreditur, sebelum jual-beli atau pinjam-meminjam diadakan.Bersih, karena uang yang diterima pihak kreditur ataupun pedagang, benar-benar merupakan hak nya.Menentramkan, karena perniagaan dilakukan atas keikhlasan dari semua pihak yang berniaga.

Jadi, mengapa kita masih berharap pada Kapitalisme dengan Bunga nya???memang benar, sudah saatnya Kapitalisme turun tahta……….

Sumber : http://ekonomisyariah.blog.gunadarma.ac.id/2008/10/24/ketika-kapitalisme-turun-tahta/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s