Sumber dari :

  • Sari Widianingsih
  • Suryadi H

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Pemerintah dewasa ini sedang dituntut melaksanakan pembangunan dan dituntu pula untuk melakukan perubahan di segala bidang. Salah satunya adalah tuntunan kepada masyarakat dan membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan sebaik-baiknya.

Dalam era globalisasi saat ini, Indonesia ditantang untuk terus membangun dalam segala bidang demi tercapainya masyarakat adil dan makmur. Hal ini sesuai dengan tujuan dari pembangunan nasional yang seutuhnya berikut masyarakatnya seluruhnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan sumber manusia yang sehat jasmani dan rohani. Maka pemerintah telah berupaya meningkatan kesehatan melalui penyediaan sarana kesehatan, salah satunya adalah Rumah Sakit.

Perkembangan Rumah Sakit sekarang ini mengalami transformasi besar. Pada pembangunannya Rumah Sakit didirikan untuk kebutuhan menyehatkan masyarakat dan diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas dari semua kalangan dengan sebaik-baiknya.

Rumah Sakit adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa, dimana dalam menjalankan kegiatannya diperlukan tenaga kerja cukup banyak yang menguasai teknologi, alat-alat medis, pelayanan fasilitas dan sarana yang memadai, penyediaan makanan, peralatan serta sistem manajemen administrasi yang terkoordinasi dengan baik. Untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, maka pihak manajemen dituntut untuk memiliki kemampuan dalam mengelola dan menghasilkan sumber-sumber ekonomis pada Ruamah Sakit secara sistematis, efisiensi, dan efektif.

Oleh karena itu, pengelolaan pada Rumah Sakit bukanlah hal yang sangat sederhana cukup diselenggarakan dengan biaya seadanya, melainkan memerlukan upaya yang strategis dengan didukung oleh sumber daya yang handal dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang dan adanya manajemen yang menunjang dimana masalah manajemen tidak kalah pentingnya yaitu pengambilan keputusan untuk menentukan harga jual dari produk jasa suatu perusahaan. Metode dalam menetapkan harga jual yang sering digunakan ada lima yaitu, Gross Margin Pricing Method, Direct Cost Pricing Method, Full Cost Pricing Method, Time and Material Pricing Method, dan Return on Capital Employed Pricing Method. Metode-metode harga jual yang telah disebutkan satu persatu tidak dapat dikatakan bahwa metode yang satu lebih baik dari metode yang lainya karena penggunaanya disesuaikan dengan jenis perusahaan.

Mengingat biaya yang dikeluarkan Rumah Sakit cukup besar, maka perlu dibuat suatu anggaran yang memperkirakan berapa besarnya biaya yang dikeluarkan Rumah Sakit melalui beberapa jenis perhitungan biaya. Salah satunya adalah mengganggarkan biaya operasional perawatan, sehingga diharapkan dapat mengetahui pendapatan yang diterima serta dapat menentukan tarif dasar yang akan dikenakan untuk jasa rawat inap di Rumah Sakit agar memperoleh tarif perawatan yang mapu bersaing dan terjangkau oleh masyarakat.

 

Rumusan dan Batasan Masalah

Masalah yang akan dibahas dalam penulisan ini adalah :

  1. Berapa biaya yang diperhitungkan oleh Rumah Sakit Persahabatan untuk menentukan penetapan harga sewa kamar?
  2. Metode apa yang diperhitungkan dalam penetapan tarif sewa kamar rawat inap pada Rumah Sakit Persahabatan?
  3. Faktor apa saja yang berpengaruh dalam menetapkan tarif sewa kamar rawat inap pada Rumah Sakit Persahabatan?

Sehubungkan dengan hal tersebut, maka dalam penulisan ini penulis akan membatasi permasalahan dalam penetapan tarif sewa kamar rawat inap yang dapat mencerminkan efisiensi biaya operasional atas ruang perawatan yang ada khususnya ruang rawat kelas II, dan kelas III pada Rumah Sakit Persahabatan.

 

Tujuan Penelitian

Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penulisan ini adalah :

  1. Untuk mengetahui biaya yang diperhitungkan oleh Rumah Sakit Persahabatan untuk penetapan harga sewa kamar.
  2. Untuk mengetahui metode apa yang digunakan dalam penetapan tarif sewa kamar rawat inap pada Rumah Sakit Persahabatan.
  3. Untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh dalam menetapkan tarif sewa kamar rawat inap pada Rumah Sakit Persahabatan.

 

Metode Penelitian

Dalam penulisan ini penulis menggunakan data historis dan deskriptif untuk memperoleh gambaran umum berdasarkan pada perhitungan waktu tenaga kerja, perhitungan material, dan perhitungan tarif sewa kamar rawat inap Rumah Sakit Persahabatan.

Berdasarkan data yang diperoleh, maka alat analisa data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah analisa deskriptif. Tujuan dari analisa deskriptif adalah untuk memperoleh gambaran umum tentang masalah atau kejadian pada saat tertentu bersifat aktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Data yang penulis gunakan adalah data kuantitatif.

Dalam penulisan ini metode yang digunakan untuk perhitungan tarif sewa kamar adalah dengan metode time and material pricing dalam masalah ini variabel yang saling berhubungan adalah variabel tenaga kerja langsung dan variabel bahan baku.

 

PEMBAHASAN

Untuk menghitung tarif kamar rawat inap, dihitung berdasarkan total perawatan biaya harga jual dengan menggunakan metode time and material pricing dibagi dengan jumlah hari perawatan, untuk lebih jelas dapat dilihat pada perhitungan dibawah ini :

 

Tarif  =  Total biaya time and material pricing / Jumlah hari perawatan

= Rp. 521.255.796,82 / 3541

Tarif = Rp.147.205,82

Pada kelas II Soka adanya subsidi sebesar Rp 27.205,82 per pasien, untuk mendapatkan tarif yang ditetapkan dan berlaku pada Rumah Sakit Persahabatan dihitung dengan Rp. 147.205,82 – Rp 27.205,82 = Rp. 120.000. Maka tarif  yang ditetapkan dan berlaku pada Rumah Sakit Persahabatan khususnya pada kelas II sebesar Rp. 120.000 per hari.

Untuk menghitung tarif kamar rawat inap, dihitung berdasarkan total perawatan biaya harga jual dengan menggunakan metode time and material pricing dibagi dengan jumlah hari perawatan. Untuk lebih jelas dapat dilihat pada perhitungan dibawah ini :

Total biaya time and material pricing

Tarif = Total biaya time and material pricing  / Jumlah hari perawatan

= Rp. 563.961.916 / 9597

Tarif = Rp. 58.764

Pada kelas III Soka adanya subsidi sebesar Rp. 8.764 per pesien, untuk mendapatkan dan berlaku pada Rumah Sakit Persahabatan, dihitung dengan Rp. 58.764 – Rp. 8764 = Rp. 50.000, maka tarif yang ditetapkan dan berlaku pada Rumah Sakit Persahabatan khususnya pada kelas III Soka adalah sebesar Rp. 50.000 per hari.

Dalam memulai kegiatan usahanya, pihak manajemen Rumah sakit Persahabatan telah mempertimbangkan pengeluaran-pengeluaran serta perkiraan pemasukan yang akan terjadi pada setiap bidang termasuk pada penentuan tarif sewa kamar rawat inap pada Rumah Sakit Persahabatan.

Dari perhitungan diatas, dapat bahwa penentuan tarif sewa kamar rawat inap pada Rumah Sakit Persahabatan dengan menggunakan metode “Time and Material Pricing” hampir sama dengan metode unit cost yang digunakan oleh Rumah Sakit Persahabatan sebelumnya. Dikatakan hampir sama karena setelah dilakukan perhitungan selisih antara perhitungan dengan unit cost yang dilakukan Rumah Sakit dan metode “Time and Material Pricing” hasilnya tidak terlalu jauh.

Metode penerimaan tarif sewa rawat inap dengan metode “Time and Material Pricing” yang digunakan tersebut perhitungan-perhitungannya lebih lengkap dan jelas, informasi biaya tersebut dapat digunakan oleh pihak manajemen, dan harga jual yang di dapat lebih akurat. Dan metode “Time and Material Pricing” ini lebih tepat digunakan untuk perusahaan jasa dalam menghitung harga jual jasanya. Adapun untuk mengefisiensikan pengeluaran-pengeluaran yang terjadi, sebaiknya biaya-biaya yang tidak terlalu penting diminimalisirkan penggunaanya, seperti yang terjadi pada biaya overhead dan biaya tidak langsung.

 

KESIMPULAN dan SARAN

Dari hasil penelitian dan analisa mengenai klasifikasi biaya sebagai dasar penentuan tarif sewa kamar rawat inap Rumah Sakit Persahabatan yaitu khususnya untuk ruang rawat kelas II dan III. Maka dalam bab terakhir ini penulis mengambil kesimpulan dan memberikan saran-saran yang diharapkan dapat bermanfaat dan menjadi pertimbangan bagi pihak Rumah Sakit dan khalayak umum di dalam melakukan pengambilan keputusan.

KESIMPULAN

  1. Dalam menentukan tarif sewa kamar rawat inap, dengan menggunakan metode Time and Material Pricing yang digunakan sebagai dasar dalam perhitungan adalah biaya tenaga kerja langsung, biaya bahan baku langsung, biaya tidak langsung, estimasi kelebihan harga jual dan juga laba yang diinginkan oleh Rumah Sakit.
  2. Dalam menentukan tarif sewa kamar rawat inap pada Rumah Sakit Persahabtan, penulis melakukan perhitungan dengan menggunakan metode “Time and Material Pricing” metode ini digunakan karena metode ini cocok dengan perusahaan jasa seperti Rumah Sakit untuk penetapan harga jualnya.
  3. Faktor dalam menentukan tarif sewa kamar rawat inap pihak rumah sakit melakukan perhitungan dengan cara memberikan subsidi kepada masyrakat mampu, selain itu juga di adakan subsidi silang digunakan untuk pengalokasian beban dari kelas perawatan rendah ke kelas perawatan lebih tinggi agar kelas perawatan rendah lebih memadai.

SARAN

1. Dalam penetapan tarif ruang rawat inap selama ini Rumah Sakit sebaiknya menggunakan metode Time and Material Pricing dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan penetapan tarif rawat inap khususnya keputusan dalam pemilihan bahan baku dan tenaga kerja yang digunakan. Hal tersebut dapat membantu perusahaan dalam menetapkan tarif sewa kamar rawat inap.

2. Dalam menentukan biaya tarif sewa kamar rawat inap banyak faktor yang mempengaruhinya. Salah satunya dengan cara subsidi silang yaitu pengalokasian beban dari kelas perawatan rendah ke kelas perawatan tinggi. Hal ini dapat menguntungkan dari segi persaingan namun dalam jangka panjang akan merugikan bagi kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba. Menurut penulis faktor dalam menentukan tarif sewa kamar selain dari subsidi silang perusahaan juga memberikan kebijaksanaan bagi pasien yang kurang mampu dan juga memperhatikan faktor eksternal/pesaing jangan sampai faktor eksternal/pesaing menguasai pasar sehingga menutup peluang dalam memperoleh laba.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s